HISAB AWAL RAJAB 1432H SISTEM ITTIFAQU DZATIL BAIN

HISAB AWAL BULAN QOMARIYAH SISTEM

إتفاق ذات البين

المؤلف: الشيخ الحاج محمد زبير عبد الكريم

ITTIFAQU DZATIL BAIN

DATA WAKTU DAN MARKAZ RUKYATUL HILAL

Bulan Hijriyah 6
Tahun Hijriyah 1432
Tambah Hari 1
Markaz TANJUNG KODOK PACIRAN LAMONGAN
Negara INDONESIA
Bujur 112°  21′  27.8″ BT
Lintang 6°  51′  50.22″ LS
Time Zone 7         BWD : 105
Tinggi Tempat 10 Meter

Hisab Akhir JUMADIL AKHIR 1432 H.

Ijtimak akhir bulan JUMADIL AKHIR 1432 terjadi pada hari Kamis Legi tanggal 2 Juni 2011 jam 3:56:20 WIB
Data observasi hilal pada hari Kamis Legi tanggal 2 Juni 2011 sa’at Maghrib 17:20:58 WIB
Umur bulan s’at maghrib 13 : 24 : 38 Jam
Azimut Matahari 292°  20′  22.7″
Azimut mthr dari barat 22°  20′  22.7″
Tinggi Hilal 6°  37′  10.2″
Azimut Hilal 294°  39′  45.9″
Azimut hilal dari barat 24°  39′  45.9″
Jarak Hilal Matahari 2°  19′  23.2″
Posisi Hilal Utara Matahari
Keadaan Hilal Miring ke Utara
Kemiringan Hilal 19°  20′  18.5″
Ghurub hilal 17 : 50 : 11
Lama hilal diatas ufuk 0 : 29 : 13 jam
Al-Hasib M.KHOIRUL ANAM

By: M.KHOIRUL ANAM

RUKYAH AWAL RAJAB 1432 H

Visualisasi Hilal Awal Rajab 1432 H (Stellarium)

Visualisasi Hilal Awal Rajab 1432 H (Stellarium)

Insya Alloh hari Kamis, 02 Juni 2011 seluruh Pengurus Pimpinan Cabang Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Lamongan akan melaksanakan Observasi / Rukyatul Hilal di Pelataran Rukyat Tanjung Kodok Paciran Lamongan, atau tepatnya di sebelah Barat area Wisata Bahari Lamongan (WBL)

Kegitan ini merupakan agenda LFNU Lamongan untuk observasi hilal secara rutin. Di samping sebagai agenda rutin, kegitan ini juga dimaksudkan untuk memberikan masukan kepada PBNU dan pihak-pihak terkait hubungannya dengan penentuan (Isbat) awal bulan Rajab 1432 H.

Visualisasi posisi hilal dapat dilihat pada gambar di atas, di mana visualisasi itu bersumber dari software “STELLARIUM.” Lebih lanjut tentang detail Hisab Awal bulan dapat dilihat di dua link berikut ini:

  • Hisab Awal bulan Rajab 1432 H Sistem Ephimeris, klik disini
  • Hisab Awal bulan Rajab 1432 H Sistem Ittifaqu Dzatil Bain, klik disini

Selain diikuti oleh seluruh Pengurus LFNU Lamongan, kegiatan ini juga akan diikuti oleh Mahasiswa Ma’had Aly dan siswa-siswi Madrasah Mu’allimin-Muallimat Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan.

 

By: M. KHOIRUL ANAM

CARA MENGETAHUI JAM / WAKTU YANG AKURAT

Sudah Akuratkah Jam Anda?

Sudah Akuratkah Jam Anda?

Bagi sebagian orang mungkin jam adalah barang biasa yang sudah terbiasa baik di kalangan orang yang luar biasa maupun orang yang biasa-biasa saja. Tapi jam menjadi “luar biasa” penting dalam hal-hal yang di luar ke-biasa-an.

Ungkapan di atas dapat kita rasakan betul ketika kita mulai memasuki bulan suci Ramadhan (Bulan Puasa). Betapa tidak, ketika kita melihat jam dinding kita; sesuai dengan jadwal imsakiyah, ternyata mestinya sudah masuk waktu maghrib. Tapi anehnya, jam tangan kita belum menunjukkan waktu masuk adzan maghrib; lebih aneh lagi jam yang ada di handphone kita waktu magrib sudah berlalu beberapa menit kemudian.

Perbedaan jam ini tentu saja sangat membingungkan. Apalagi jika di sebuah masjid terdapat banyak tertempel jam dinding yang ternyata semuanya berbeda. Sang Muadzin ketika mau menyuarakan suara merdunya harus berpedoman yang mana?

Itulah pertanyaan yang muncul ketika terjadi terjadi perbedaan jam atau waktu –ternyata bukan hanya masalah fiqhiyah saja yang menjadi Ikhtilaf. Masalah jampun ternyata terdapat ikhtilaf.

Padahal peranan jam sangat signifikan jika dihubungkan dengan ilmu hisab rukyat atau falak. Signifikansi peranan jam antara lain:

  1. Waktu Sholat / Imsakiyah
  2.  Waktu mulai dan berakhirnya gerhana matahari/bulan
  3.  Kalibrasi/Tashih/Terra Ulang Kiblat ketika terjadi Istiwa’ Adhom (Matahari melintasi lintang ka’bah: Baca keterangannya disini)
  4. Ketika melaksanakan Rukyatul Hilal
  5. dll

Bagaimana cara untuk mengetahui tingkat akurasi jam kita? Bagaimana caranya agar jam kita bisa akurat? Inilah kiat-kiatnya:

GPS

GPS

  1.  GPS (Global Positioning System). Bila Anda punya alat ini maka dijamin jam anda akurat. Sebab alat ini selain dapat djadikan untuk sistem navigasi, dapat juga dijadikan tempat rujukan jam/waktu yang akurat. Alat ini tersambung secara langsung dengan satelit.

    TV

    TV

  2. Cocokkan jam Anda dengan televisi. Biasanya Anda bisa melihatnya jamnya ditayang dipojok kanan/kiri/bawah atas.

    Radio

    Radio

  3. Radio. Dengarkan radio RRI ketika mengudara hampir jam 07.00 WIB atau jam 19.00 WIB

    Telepon

    Telepon

  4.  Telephone atau Handphone. Jika Anda mempunyai jaringan telpon kabel (telpon rumah) cukup tekan angka 103. Dan jika Anda mempunyai handphone dengan simcard Telkomsel (Simpati, As,Hallo) cukup tekan 301. Anda akan dijawab oleh mesin penjawab keadan waktu / jam saaat ini.

    GMT

    GMT

  5. Situs / Website GMT. Bila Anda mempunyai jaringan internet maka browsing (bukalah) website GMT (Greenwich Mean Time). Website ini menayangkan waktu di seluruh belahan dunia secara Real Time. Alamat websitenya:

SUDAH AKURATKAH JAM / WAKTU KITA?

By: M. Khoirul Anam

ROSHDUL QIBLAT: MARI KITA UKUR ULANG KIBLAT KITA ( Setiap Tanggal 27/28 Mei dan 15/16 Juli)

 Secara astronomis, pada hakekatnya kemiringan posisi sumbu bumi terhadap matahari = 66º 30’, maka pada saat bumi berputar mengelilingi matahari, secara kasat mata matahari akan terlihat oleh kita, manusia dibumi seakan- akan  bergeser secara berkala/periodik ke utara – ke tengah – ke selatan dan sebaliknya; begitu seterusnya setiap tahun dan  sepanjang masa. Bagi penduduk bumi yang berada di sekitar katulistiwa, mulai tanggal 21 Maret, saaat Dzuhur (kira-kira jam 12.00) posisi matahari   akan berada tepat di atas kepalanya, kemudian sedikit demi sedikit matahari tiap hari bergeser ke arah utara sampai sejauh- jauhnya 23º.30’ (90º. – 66º.30’ = 23º.30’) – yakni pada 21- Juni, setelah itu matahari balik ke tengah- sejajar garis katulistiwa, yakni bertepatan dengan tanggal  22- September. Lalu  matahari tampak bergerak ke arah selatan sampai sejauh- jauhnya 23º.30’ – yakni pada tanggal 23 Desember, kemudian setelah itu matahari seperti bergeser kembali  ke titik tengah lagi. Demikianlah posisi matahari tersebut terus menerus bolak- balik secara berkala/ periodik sepanjang tahun dan sepanjang masa.

ROSHDUL QIBLAT

(Setiap tanggal 27/28 Mei dan 15/16 Juli setiap tahun)

Dari deskripsi di atas, maka  secara astronomis dapat ditentukan bahwa suatu saat pasti matahari akan melintasi daerah/titik lintang di setiap permukaan bumi; tidak terkecuali melintasi lintang Makkah (yakni 21º 30’) di mana Ka’bah kiblat umat muslim sedunia berada. Pertanyaanya kemudian adalah kapan matahari melintasi area lintang Makkah? Jawabnya, yaitu SAAT POSISI MATAHARI SEDANG PERSIS ATAU HAMPIR PERSIS BERADA PADA TITIK ZENITH KA’BAH ATAU MATAHARI DI ATAS KA’BAH -yang dalam ilmu Falak disebut dengan peristiwa ISTIWA’ A’DHOM / ROSHDUL QIBLAT.

Peristiwa ini terjadi dua kali dalam setahun, yaitu di setiap tanggal 27/28 Mei saat Dzuhur di Makkah (jam 11:57:16 LMT [Local Mean Time/ waktu Makkah] atau bertepatan dengan jam 09:17:56 GMT [Greenwich Mean Time]  atau bertepatan dengan jam 16:17:56 WIB)

serta  pada

tanggal 15/16 Juli saat Dzuhur di Makkah (jam 12:06:03 LMT [Local Mean Time/ waktu Makkah] atau bertepatan dengan jam 09:26:43 GMT [Greenwich Mean Time]  atau bertepatan dengan jam 16:26:43 WIB)

Pada tanggal dan jam tersebut di atas lintasan matahari akan berada tepat di garis lintang kota Makkah, yakni 21.30’. Artinya pada tanggal dan jam tersebut itulah BAYANGAN SETIAP BENDA YANG BERDIRI TEGAK LURUS DI PERMUKAAN BUMI YANG MENGALAMI SIANG AKAN MENGHADAP KE ARAH KIBLAT. (Sebagai visualisasi lihat gambar di bawah ini!)

roshdul qiblat

CATATAN:

- 27 MEI & 15 JULI TERJADI PADA TAHUN KABISAT (TAHUN YG HABIS DIBAGI 4)

     Contoh: tahun 2012 jatuh pada tgl 27 Mei dan 15 Juli

- 28 MEI & 16 JULI TERJADI PADA TAHUN BASITHAH (TAHUN YG TIDAK  HABIS DIBAGI 4)

   Contoh: Tahun 2011 jatuh pada tgl 28 Mei dan 16 Juli

CARA MENGUKUR ARAH KIBLAT SAAT ROSHDUL QIBLAT

Tinggal beberapa hari lagi kita sudah dapat mengaplikasikan teori ini, dan saat itulah saat yang tepat untuk meng-KALIBRASI atau men-TASHIH atau men-TERRA ULANG arah Kiblat Masjid, Mushollah, langgar kita masing-masing.

Bagaimana caranya?

Cara mengukur Roshdul Qiblat

Mayoritas tempat ibadah kita baik masjid, mushollah ataupun langgar di wilayah Indonesia terdapat lobang di atas MIHROB (pengimaman/tempat imam) yang menembus dinding keluar. Lobang biasanya berupa angin-angin (ventilasi) ataupun Glass Block. Jika pada jam dan tanggal tersebut diatas sinar/cahaya matahari  yang masuk lobang mihrob atau celah lobang  yang ada segaris atau lurus, maka mihrob/ masjid, mushollah atau langgar  Anda qiblatnya sudah benar dan tepat. Tapi jika sinar atau cahaya matahari tidak lurus, maka itulah koreksi Qiblat Anda. Anda tinggal memberi tanda sinar tersebut dengan spidol atau cat, kemudian KALIBRASI/TASHIH/TERRA ULANG masjid, musholla dan langgar anda sesuai dengan sinar matahari tersebut.

Selain mihrob, kita juga dapat melihat semua sinar yang masuk, baik melalui celah- celah pintu, jendela atau lubang yang ada, bayangan tiang listrik atau dinding pojok masjidpun dapat dijadikan alat pentashih.

Jika itu sudah Anda lakukan maka dijamin 100% arah Kiblat Anda sudah benar.

ANDA TIDAK MEMERLUKAN ALAT APAPUN. GRATIS!

MENGUKUR ARAH KIBLAT DENGAN ALAT “KOMPAS” merk ILAHI

AYO KITA LAKUKAN TASHIH ARAH KIBLAT KITA

By: M. Khoirul Anam

Up Date, 27 Mei 2011 Jam 13:00 WIB

Sudah Akuratkah Jam Anda?

Sudah Akuratkah Jam Anda?

Sebelum melakukan KALIBRASI/TASHIH/TERRA ULANG KIBLAT terlebih dulu jam Anda harus akurat. Hal ini perlu dilakukan, sebab seringkali jam yang Anda lihat (baik jam dinding, jam tangan, maupun jam yang ada di handphone) tidak sesuai dengan jam yang sebenarnya. Kekurangakuratan jam ini disebabkan oleh beberapa faktor; antara lain karena lambatnya jarum jam akibat lemahnya power (baterai) jam. Bagaimana cara mengetahui jam yang akurat? Klik Artikelnya di sini!

By: M. Khoirul Anam

Hasil Perhitungan Ephemeris Awal bulan Rajab

SISTEM EPHEMERIS HISAB RUKYAH
(HISAB FALAK SISTEM ALTERNATIF)
Data Rukyah al-Hilal Akhir Bulan Jumadil Akhir 1432 H.
Tanggal : 02 Juni 2011, Hari Kamis Legi
No. ELEMEN FALAKIYAH : DATA MATAHARI DAN BULAN
1 Kota / Tempat Rukyah Hilal : TANJUNG KODOK
a. Lintang Tempat : -06° 51′ 0,050″
b. Bujur Tempat : 112° 21′ 0,028″
c. Ketinggian Tempat : 0 Meter
2 Waktu Ijtimak : 02 Juni 2011, 04:02:52  WIB
3 Tinggi Matahari saat terbenam (ho) : -00° 50′ 00,16″
4 Deklinasi Matahari (do) : 22° 10′ 00,03″
5 Sudut waktu Matahari (t o) : 88° 06′ 00,03″
6 Saat Matahari terbenam (Gho) : 17j 20m 00,54s  WIB
7 Ascensiorekta Matahari (ARo) : 70° 01′ 00,31″
8 Ascensiorekta Bulan (ARc) : 76° 58′ 00,52″
9 Sudut waktu Bulan (tc) : 81° 08′ 00,42″
10 Deklinasi Bulan (dc) : 23° 23′ 00,26″
11 Tinggi Hilal Hakiki (hc) : 05° 19′ 00,34″
12 Tinggi Hilal Mar’i (h’c) : 04° 48′ 00,11″
13 Lama hilal di atas ufuq (Mukuts) : 00j 19m 00,13s
14 Waktu Bulan Terbenam : 17j 40m 00,07s  WIB
15 Azimut Matahari (Ao) : 67° 46′ 00,13″
16 Azimut Bulan (Ac) : 65° 37′ 00,05″
17 Jarak Posisi Matahari dan bulan : 02° 09′ 00,09″ di utara Matahari
18 Keadaan Hilal (Bulan) : Hilal di atas Ufuk
19 Arah Rukyah Hilal : 24° 22′ 00,55″ dari titik Barat
20 Awal Bulan Rajab 1432 H : Jum’at Pahing, 3 Juni 2011
21 Posisi / Keadaan Hilal :  Miring ke utara
22 Benang Azimut Hilal : 0,05 m, dari benang 10 m.
23 Dihisab oleh :  MUZAKKIN
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.